Setting Dropbear di vps Debian 6 - Free All Asli

Setting Dropbear di vps Debian 6

Setting Dropbear di vps Debian 6 - Dropbear yang dikembangkan oleh Matt Johnson merupakan implementasi SSH client/server alternatif dengan penggunaan memori yang lebih kecil jika dibandingan dengan OpenSSH. Dropbearini akan sangat berfungsi untuk vps yang minim memory akan tetapi juga berfungsi bagi vps yang memorynya tinggi.

Selain itu, keunggulan dari dropbear dapat melakukan compile ke 110kb statically linked binary dengan uClibc pada x86 (yg digunakan hanya pilihan minimal saja). Keunggulan :
  • dropbear bisa  mengimplementasikan X11 forwardin
  • authentication-agent forwarding untuk OpenSSH client
  • kompatibel dengan OpenSSH ~ /.ssh / authorized_keys public key authentication
  • bisa runing pada inetd/standalone, juga server, client, keygen, dan key converter
  • bisa di compile pada bentuk single binary (ala busybox)

Kesimpulannya yaitu keunggulan dropbear cukup banyak dibandingkan dengan openssh.

cara setup dropbear pada vps yang menggunakan os debian 6:

Langkah 1 - login menggunakan putty atau tunneling tools lainnya (login sebagai root) untuk mengakses vps anda, dan jangan lupa setelah login biasakan melakukan update vps dengan menggunakan perintah:

apt-get update

Langkah 2 - selanjutnya instal dropbear menggunakan perintah berikut:

apt-get install dropbear

Langkah 3 - setelah itu, masuk pada file konfigurasi dropbear dengan mengetikan perintah berikut ini:

nano /etc/default/dropbear

  • Cari tulisan NO_START=1  kemudian ganti value-nya menjadi 0 untuk enable dropbear sehingga tulisan akan menjadi seperti ini NO_START=0

Langkah 4 - setting Port dropbearanda. Masih pada konfigurasi file, cari tulisan DROPBEAR_PORT=22. Lalu diganti menjadi DROPBEAR_PORT=443 menjadi atau port lainnya sesuai keinginan anda.

Langkah 5 - Selanjutnya jika anda tidak ingin menggunakan ekstra arguments pada dropbear bisa merubah settingan DROPBEAR_EXTRA_ARGS=”" dengan menambahkan tanda (#) dibagian depannya sehingga menjadi #DROPBEAR_EXTRA_ARGS=”". Jika sudah semua, silahkan tekan tombol Ctrl+x kemudian ketik y dan selanjutnya tekan enter.

Langkah terakhir - silahkan restart dropbear dengan perintah:

service dropbear restart

dan coba melakukan tunelling di bitvise dengan username root dan password sesuai dengan password vps anda.

Selamat mencoba!

Tag : tutorial VPS
0 Comments for "Setting Dropbear di vps Debian 6"

Back To Top